Cerita Sulianto Indria Putra, Remaja 19 Tahun dengan Aset Rp 100 Miliar dari Kripto

Di tengah arus investasi digital yang semakin menggeliat, sosok Sulianto Indria Putra mencuri perhatian banyak orang. Pada usia 19 tahun, ia berhasil mengumpulkan aset pribadi lebih dari Rp 100 miliar, berkat strategi investasi kripto yang cermat dan terencana.

Kisah sukses Sulianto tidak hanya menarik karena angka yang fantastis, tetapi juga filosofi di balik pandangannya. Bagi pemuda ini, kekayaan bukan sekadar angka di rekening, tetapi lebih kepada potensi untuk memberikan dampak sosial yang lebih luas.

“Saya tidak ingin dikenal karena uang, tapi karena dampak,” tegasnya, menandai komitmen untuk mengedepankan nilai-nilai positif dalam investasi. Melalui perjalannya, Sulianto ingin menyebarluaskan kesadaran tentang pentingnya arah dan etika dalam berinvestasi.

Mendirikan Komunitas Edukasi dengan Fokus pada Investasi Digital

Sulianto mendirikan TradeWithSuli, sebuah komunitas dan platform edukasi untuk menyebarkan pengetahuan tentang investasi digital dan kripto. Tujuan dari peluncuran komunitas ini adalah untuk melawan budaya “cepat kaya” yang seringkali menyesatkan generasi muda di era informasi ini.

“Banyak orang mau cepat kaya, tapi tidak mau paham proses,” ujarnya, menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam. Dalam komunitas ini, Sulianto berupaya membentuk pola pikir jangka panjang, alih-alih fokus pada hasil instan.

Komunitas TradeWithSuli berlandaskan tiga pilar: kejujuran, transparansi, dan etika finansial. Di sini, setiap kegagalan dianggap sebagai langkah penting dalam proses belajar, bukan sesuatu yang harus dikubur atau disembunyikan.

Gaya Hidup dan Kepemimpinan yang Inspiratif

Meskipun asetnya melimpah, Sulianto memilih untuk menjalani hidup yang sederhana. Ia lebih suka menghabiskan waktu dengan mengajar dan berdiskusi, alih-alih terjebak dalam gaya hidup mewah yang seringkali dianut oleh mereka yang berstatus miliarder.

“Kejujuran dalam edukasi jauh lebih berharga daripada validasi sosial,” ungkapnya. Melalui pendekatan yang ‘membumi’ ini, Sulianto berupaya membangun generasi investor yang kuat, baik secara finansial maupun moral.

Ribuan anggota komunitas TradeWithSuli mengakui bahwa mereka menemukan kenyamanan dan kebijaksanaan di dalamnya. Sulianto ingin agar setiap orang yang bergabung merasa bahwa mereka bukan hanya rekan belajar, tetapi bagian dari misi yang lebih besar.

Visi Jangka Panjang untuk Dampak Sosial yang Lebih Luas

Bagi Sulianto, kekayaan sejati bukan terletak pada saldo rekening, melainkan pada kemampuan untuk memberikan arah bagi orang lain. “Kalau bisa bantu satu orang keluar dari kebingungan finansial, itu lebih berharga dari satu juta dolar,” ujarnya.

Visi jangka panjangnya jelas, yaitu membangun suatu ekosistem di mana pengetahuan tentang investasi dan keuangan menjadi hal yang mudah diakses oleh setiap orang, terutama generasi muda. Sulianto ingin memastikan bahwa yang ia ciptakan tidak hanya sekadar komunitas, tetapi juga sebuah gerakan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Related posts